Demo Pemulung TPA Putri Cempo, Bawa Poster Geruduk Balai Kota Solo

Demo Pemulung TPA Putri Cempo, Bawa Poster Geruduk Balai Kota Solo
Pemulung TPA Putri Cempo membentangkan poster saat audiensi di Pendhapi Gede Balai Kota Solo, Selasa (1/9/2026). Mereka meminta Pemkot Solo memberikan solusi agar tetap dapat beraktivitas di kawasan TPA yang selama ini menjadi sumber mata pencaharian. (Daerah/J Howi Widodo).

Pantura.info, SOLO — Puluhan pemulung Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo membentangkan poster saat menggelar aksi di Pendhapi Gede Balai Kota Solo, Selasa (1/9/2026). Mereka menyampaikan keresahan terkait keberlangsungan mata pencaharian di tengah penataan pengelolaan sampah.

Beragam tulisan tampak memenuhi poster yang dibawa para pemulung. Di antaranya berbunyi “Sumber Hidup Kami Diancam Negara”, “Kami Hidup Tergantung Rosokmu”, dan “Katanya Kami Berjasa Tapi Disingkirkan”.

Aksi tersebut berlangsung tertib. Para pemulung kemudian mengikuti audiensi dengan Pemerintah Kota Solo untuk menyampaikan aspirasi terkait aktivitas mereka di kawasan TPA Putri Cempo.

Pemulung meminta Pemkot Solo memberikan solusi agar mereka tetap dapat memilah sampah yang memiliki nilai jual. Aktivitas tersebut selama ini menjadi sumber penghasilan bagi ratusan pemulung yang bekerja di kawasan TPA Putri Cempo.

Melalui aksi dan audiensi tersebut, para pemulung berharap penataan TPA Putri Cempo tetap memberikan ruang bagi keberlangsungan mata pencaharian mereka. Mereka juga meminta adanya kebijakan yang mempertimbangkan kondisi para pemulung selama perubahan sistem pengelolaan sampah berlangsung.

Leave a Reply