Kumpulkan Balung Pisah, PPP Targetkan 1 Fraksi DPRD Karanganyar pada Pemilu 2029

Kumpulkan Balung Pisah, PPP Targetkan 1 Fraksi DPRD Karanganyar pada Pemilu 2029
PPP Karanganyar menggelar sarasehan menuju politik 2029 di Karanganyar, Kamis (27/8/2026) malam. (Daerah/Indah Septiyaning Wardani)

Pantura.info, KARANGANYAR — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Karanganyar mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029. Partai berlambang Kakbah itu menargetkan kembali meraih kursi di DPRD Karanganyar hingga membentuk satu fraksi.

Hal itu disampaikan Ketua DPC PPP Karanganyar, Agus Basuki yang akrab disapa Abas, saat Sarasehan PPP Bangkit Menuju Sukses Pemilu 2029 yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Tengah di Karanganyar, Kamis (27/8/2026) malam.

Abas mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPW PPP Jawa Tengah dalam mempersiapkan kemenangan partai di setiap daerah pemilihan (dapil). DPC PPP Karanganyar turut menjadi pelaksana kegiatan tersebut.

“Ini untuk mempersiapkan kemenangan-kemenangan di setiap dapil. Insyaallah September nanti setiap bakal calon anggota legislatif [caleg] sudah terbentuk,” ujar Abas kepada Espos.

Menurut dia, konsolidasi internal juga terus dilakukan. Hingga saat ini, PPP Karanganyar telah membentuk 17 pimpinan anak cabang (PAC) serta mengaktifkan kembali sejumlah badan otonom, termasuk Wanita Persatuan Pembangunan (WPP).

Selain itu juga mengumpulkan kembali sejumlah tokoh lama yang sebelumnya tidak aktif bersama partai. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi PPP untuk membangun kembali kekuatan politik menjelang Pemilu 2029.

Menurut Abas, kegiatan itu tidak sekadar menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk merangkul kembali tokoh-tokoh yang sebelumnya meninggalkan atau tidak aktif di PPP. “Ini kita kumpulkan balung pisah. Kebetulan ada teman-teman, tokoh-tokoh dulu yang hilang, alhamdulillah sudah kita kumpulkan,” kata Abas.

Dia mengatakan salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Kaliwuluh, Kebakkramat. Menurutnya, kawasan tersebut pernah menjadi salah satu basis PPP di Karanganyar. Sejumlah tokoh dari wilayah tersebut kini mulai kembali dikonsolidasikan. “Dulu kebetulan PPP itu basisnya Kaliwuluh. Insyaallah nanti tiga desa masuk ke PPP,” ujarnya.

Dia berharap tokoh-tokoh lama yang kembali bergabung mampu membawa serta basis massa yang pernah menjadi kekuatan PPP. Konsolidasi tokoh lama tersebut menjadi bagian dari persiapan PPP Karanganyar menghadapi Pemilu 2029. Abas menargetkan PPP mampu kembali mendapatkan kursi di DPRD Karanganyar dan membentuk satu fraksi. “Insyaallah satu fraksi,” ujarnya.

Target tersebut menjadi bagian dari upaya PPP mengakhiri masa tanpa kursi di DPRD Karanganyar. Abas menyebut PPP telah cukup lama tidak mendapatkan kursi legislatif di daerah tersebut. “Kurang lebih 20 tahun tidak dapat kursi,” katanya.

Regenerasi dan Perekrutan Kader Muda

Untuk mencapai target tersebut, Abas mengatakan PPP Karanganyar tidak hanya mengandalkan tokoh-tokoh lama. Regenerasi dan perekrutan kader muda menjadi salah satu strategi yang disiapkan.

Ketua Bapilu DPW PPP Jawa Tengah, H Muhammad Edi Jasmanto, mengatakan DPW memberikan perhatian khusus kepada kabupaten/kota yang saat ini belum memiliki kursi legislatif dari PPP, termasuk Karanganyar.

Edi datang ke Karanganyar mewakili DPW PPP Jawa Tengah dalam kegiatan sarasehan tersebut. Dia mengatakan konsolidasi dilakukan lebih awal untuk menghadapi tahapan Pemilu 2029, termasuk proses verifikasi partai politik oleh KPU.

“Ketua DPW sekarang memberikan perhatian khusus kepada kabupaten/kota yang nonkursi. Perhatian itu bisa berupa dana maupun jaringan. Jadi saling membantu,” kata Edi.

Dia mengatakan PPP tidak ingin kembali mengandalkan tokoh-tokoh lama dalam menghadapi Pemilu 2029. Regenerasi menjadi salah satu hal yang harus dilakukan agar partai mampu kembali mendapatkan kursi. “Mempertahankan yang lama, menambah yang baru, karena yang lama sudah terbukti belum berhasil sehingga harus ditambah yang baru,” ujarnya.

Dia juga mendorong PPP Karanganyar untuk lebih banyak menggaet kalangan muda. Menurut Edi, anak muda tidak harus langsung diarahkan untuk aktif berpolitik, tetapi juga bisa diberikan bekal kewirausahaan dan kemampuan bisnis. “Untuk kalangan muda, tidak fokus berpartai. Mereka bisa diajari berdagang, bisnis. Kami siap mengajar,” ujarnya.

Edi menambahkan konsolidasi di Karanganyar merupakan bagian dari strategi DPW PPP Jawa Tengah untuk mempersiapkan partai jauh sebelum tahapan Pemilu 2029 berlangsung. Dengan struktur organisasi yang mulai terbentuk dan masuknya kader serta tokoh baru, PPP berharap dapat kembali merebut kursi legislatif di Karanganyar.

Leave a Reply