Mayat Perempuan Tanpa Identitas Terbakar di Pos Ronda Demak, Polisi Cari Kerabat

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Terbakar di Pos Ronda Demak, Polisi Cari Kerabat
Ilustrasi mayat. (Daerah/Whisnupaksa Kridhangkara)

Pantura.info, DEMAK — Mayat perempuan tanpa identitas ditemukan dalam kondisi terbakar di sebuah pos ronda di Desa Kebonagung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (1/9/2026) dini hari. Polisi kini masih menyelidiki kasus tersebut sekaligus mencari identitas korban.

Polisi telah merilis sejumlah ciri-ciri korban dan meminta masyarakat yang mengenali perempuan tersebut untuk segera melapor.

Korban diperkirakan berusia 20-30 tahun. Perempuan tersebut memiliki tinggi badan sekitar 154 sentimeter, perawakan pendek dan sedikit gemuk, serta rambut lurus.

Saat ditemukan, korban mengenakan jaket jumper, baju hijau merek Sonoma ukuran S, serta handuk merek Pamelo berwarna biru. Korban juga memakai celana 3/4 berwarna hitam dengan gambar logo Pain dari serial Naruto.

Selain itu, polisi menemukan kaus kaki berwarna krem dengan stiker bergambar kepala beruang serta sandal selop hitam merek Luofu ukuran 37.

Kasat Reskrim Polres Demak AKP Arlan Budi Kusuma mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan penyebab kematian korban.

“Kami masih melakukan pencarian identitas korban, penyelidikan, melakukan otopsi terkait penyebab kematian dan pendalaman,” kata AKP Arlan, Selasa (1/9/2026).

Warga Diminta Bantu Kenali Korban

Polisi mengimbau masyarakat yang mengenali ciri-ciri korban untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat atau Polres Demak.

Kasi Humas Polres Demak Iptu Rudi Tri Sayoga mengatakan korban dipastikan bukan warga Desa Kebonagung, lokasi ditemukannya jenazah. Hingga kini, tidak ada warga setempat yang melaporkan kehilangan anggota keluarga.

“Warga Keboagung sampai saat ini tidak ada yang kehilangan keluarga,” imbuhnya.

Sejauh ini, belum ada pihak keluarga maupun orang yang mengenali korban datang ke Polres Demak. “Belum ada yang datang,” sambungnya.

Polisi masih melakukan pendalaman, termasuk proses autopsi untuk mengetahui penyebab kematian serta upaya mengungkap identitas korban.

Leave a Reply