Polisi Selidiki Dugaan Penipuan Pendirian Dapur MBG, Korban Setor Rp50 Juta

Polisi Selidiki Dugaan Penipuan Pendirian Dapur MBG, Korban Setor Rp50 Juta
Aktivitas SPPG atau dapur MBG. (Ilustrasi AI-ChatGPT)

Pantura.info, TULUNGAGUNG — Dugaan penipuan terkait pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menimpa warga di Kabupaten Tulungagung. Saat ini polisi masih melakukan penyilidikan terkait kasus ini.

Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Andi Wiranata Tamba, mengatakan penyidik telah menerima aduan masyarakat dan masih melakukan pengumpulan bahan keterangan.

“Kami menerima aduan terkait dugaan penipuan pendirian dapur SPPG. Saat ini masih dalam tahap pendalaman,” katanya, Selasa (21/7/2026), seperti dilansir Antara.

Menurut Andi, aduan tersebut menyebutkan nama Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin sebagai pihak yang diadukan. Namun, penyidik masih mengumpulkan keterangan untuk menentukan ada atau tidaknya unsur tindak pidana.

Penyidik telah memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Salah seorang saksi berinisial E belum memenuhi panggilan penyidik.

Berdasarkan keterangan pelapor, yang bersangkutan dijanjikan lokasi pendirian dapur SPPG di Desa Mangunsari, Kecamatan Kedungwaru. 

Pelapor juga mengaku telah menyerahkan uang sebesar Rp50 juta serta membangun dapur SPPG dengan biaya sekitar Rp900 juta.

Menurut pelapor, hingga pembangunan selesai, realisasi yang dijanjikan belum diperoleh.

Satreskrim Polres Tulungagung menyatakan penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam perkara tersebut.

Leave a Reply